Pendidik MANSA Berprestasi, Masuk Naskah Puisi Terbaik Seluruh Indonesia

Rabu, 04 Agustus 2021 | 10:36       Dibaca 224 kali


Samarinda (Madrasah) - Pandemi Covid-19 tak menghalangi seorang pendidik untuk terus berkarya hingga bisa menembus prestasi di level nasional. Pidelys Lumban Gaol, pendidik di MAN 1 Samarinda Plus Keterampilan dan Riset membuktikannya. Melalui puisi yang berjudul ‘Indonesiaku’ mampu mengantarkannya menjadi salah satu penulis 1000 Naskah Puisi Terbaik dalam kegiatan Seleksi Nasional Cipta Puisi Bersama 1000 pendidik  dari seluruh Indonesia.

Tema dalam cipta puisi ini adalah 76 Tahun Indonesia Merdeka “Kemerdekaan dan Pendidikan”.

Lomba seleksi cipta puisi ini diselenggarakan oleh Forum Indonesia Menulis dengan para peserta ditujukan bagi pendidik dari berbagai tingkatan jenjang Pendidikan yaitu oleh pendidik PAUD, SD, SMP/MTs, sampai dengan SMA/SMK/MA. Sebagai apresiasi bagi peserta yang lolos dalam lomba ini, semua hasil karya puisi akan dibukukan. Pengumuman pemenang lomba tersebut diumumkan pada tanggal 26 Juli 2021 melalui email peserta.

“Saya menuliskan puisi ini di penghujung penutupan lomba. Awalnya saya hanya iseng mengikutinya, tapi puji tuhan berhasil masuk dalam 1000 naskah terbaik.” ujar Pidelys yang juga merupakan pendidik mata pelajaran Bahasa Indonesia di MAN 1 Samarinda Plus Keterampilan dan Riset.

Sementara itu Ummi Puji Astutik, S.Pd., M.Si., Kepala MAN 1 Samarinda Plus Keterampilan dan Riset mengucapkan selamat kepada salah satu pendidik di madrasah yang dipimpinnya tersebut, “Selamat kepada Ibu Pidelys yang berhasil menjadi salah satu pemenang dari 1000 naskah puisi terbaik bersama 1000 pendidik dari seluruh Indonesia. Masa pandemi ini merupakan masa yang harus dilalui dalam dunia pendidikan. Pembelajaran yang semula dilakukan di madrasah dialihkan ke rumah. Tentu ada banyak hal yang berubah dan dulu tidak diperhitungkan sama sekali. Kondisi ini tentu perlu didokumentasikan oleh para pendidik dalam bentuk tulisan.” imbuhnya.  (elk) 

Kontributor : Elk 

Editor : Ruhainah