In House Training Sukses Digelar MTs N 3 Kutai Kartanegara

Rabu, 22 September 2021 | 14:49       Dibaca 518 kali

Pelaksanaan Kegiatan In House Training

Muara Jawa_ Madrasah, MTs Negeri 3 Kutai Kartanegara pada tanggal 21 & 22 September 2021 sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Guru (In House Training) dengan tema “Strategi dan Solusi Pelaksanaan Pembelajaran dimasa Pandemi” .

Program Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Dr. H. Mukhtar, MM selaku Kepala Kantor Kementrian Agama Kutai Kartanegara. Pada hari pertama dihadiri DR. Suwito,M.Pd selaku Koordinator Lapangan dan H.Abd. Rahman, SE selaku Pengawas Madrasah, dan Abdul Sahid, S.T selaku pemateri, dan pada hari kedua dihadiri oleh narasumber DR. Haksan Darwangsa,S.Si. M.Si selaku Widyaprada Ahli Madya LPMP Kalimantan Timur. Diikuti 23 peserta yang menghadiri kegiatan ini, terdiri dari Guru-guru  MTs Negeri 3 Kutai Kartanegara, para peserta akan mendapatkan materi yang sangat bermanfaat dengan bertujuan agar bisa meningkatkan kompetensi guru pada saat masa pandemi ini para Guru dilatih untuk bisa menguasai platform ”E-learning” dalam proses pembelajaran dengan harapan agar aplikasi ini memudahkan proses pembelajaran  para guru dan siswa . Aplikasi ini dapat diakses oleh seluruh pihak sekolah, stakeholders, dan para siswa dengan akses internet tanpa mendownload nya, jadi sejenis akun akses belajar dengan akses internet yang dapat digunakan kapanpun dimanapun. Para siswa akan mendapatkan materi pembelajaran sebagai bahan ajar, mengerjakan tugas,  ulangan harian, ujian semester dengan menggunakan “E-learning” ini. Dan untuk Guru bisa memantau murid secara menyeluruh, bisa melihat keaktivan dalam proses belajar mengajar.

Begitu pula pada materi mengenai “RDM” yakni Raport Digital Madrasah yang didapatkan, para Guru dan Operator Madrasah lebih mudah dan cepat dalam mengelola administrasi penilaian hasil belajar di madrasah secara online yang juga dapat di pantau oleh orang tua siswa sebagai capaian siswa. Di hari terakhir kegiatan, para Guru diharapkan dapat mempunyai strategi dalam pembelajaran yakni dengan harus siap beradaptasi dengan kondisi ini dengan “Asesmen diagnostic kognitif” yakni kemampuan untuk mengidentifikasi kompetensi, kekuatan, kelemahan peserta didik , membuat materi pembelajaran semenarik mungkin sehingga siswa semangat dalam belajar dengan kondisi siswa untuk mendukung kesuksesan pembelajaran.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Guru dan seluruh pihak sekolah dapat meningkatkan skill, knowledge, attitude sehingga menghasilkan kinerja positif maka membawa dampak positif pula untuk sekolah. (diana,) 

Kontributor : Mardiana 

Editor: Ruhainah