KPK Melakukan Koordinasi Implementasi Pendidikan Antikorupsi Dengan Kemenag

Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:49       Dibaca 142 kali


Samarinda_(Humaskanwil), Pendidikan antikorupsi merupakan tindakan untuk mengendalikan dan mengurangi korupsi berupa keseluruhan upaya untuk mendorong generasi mendatang untuk mengembangkan sikap menolak secara tegas terhadap setiap bentuk korupsi. Mentalitas antikorupsi ini akan terwujud jika kita secara sadar membina kemampuan generasi mendatang untuk mampu mengidentifkasi berbagai kelemahan dari sistem nilai yang mereka warisi dan memperbaharui sistem nilai warisan dengan situasi-situasi yang baru.

Alasan inilah yang mendasari KPK untuk melakukan koordinasi implementasi Pendidkan Antikorupsi dengan Kementerian Agama melalui madrasah yang ada. Rabu, 13/10 bertempat di Aula Kanwil kemenag Prov. Kalimantan Timur, digelar kegiatan yang dimaksud. Koordinasi ini diikuti Kepala Kanwil Kemenag Prov. Kaltim, H. Masrawan, terlihat juga Kabag TU, H. Mosleh, kepala Kemenag Kota Samarinda dan Kota Balikpapan, H. Baequni dan H. Johan M yang hadir beserta kepala seksi Pedidikan Madrasah dan Pendidkan Keagamaan masing-masing . Tampak juga hadir Kepala Bidang Pendidkan Madrasah H. Hakimin dan kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan H. Abdul Khaliq yang juga membawa kepala seksi masing-masing.

Adapun dari Komisi Pemberantasan Korupsi yang hadir dan bertindak sebagai narasumber adalah Aida Ratna Zulaiha dan Ramah Handoko. Dalam bahasannya, Aida menyatakan bahwa strategi pemberantasan korupsi terbagi beberapa yaitu penindakan yang meliputi penyelidikan,penyidikan, penuntutan dan eksekusi. Tahapan berikutnya Pencegahan untuk tidak bisa korupsi Yaitu dengan perbaikan sistem yang terdiri dari pencegahan dan monitoring. Tahapan yang lain adalah edukasi dan Kampanye dengan membangun nilai melalui pendidikan dan peran serta masyarakat.

Aida juga menambahkan berdasarkan koordinasi KPK bersama Kemenag melalui madrasah, disepakati bahwa pelibatan guru agama dalam pelaksanaan PAK di sekolah umum/madrasah , insersi di pelajaran agama, surat edaran akan disiapkan, pelaksanaan TOT bagi guru PAK, KMA 183 dan 184 tahun 2019 pendidkan anti korupsi juga termasuk ke dalam penguatan Pendidikan karakter yang sudah tertuang ,serta menata ulang Pendidkan Agama dan Pendidikan Bahasa Arab, yang memasukan konten moderasi beragama, termasuk pendidikan anti korupsi juga.

Sedangkan di pesantren, pesantren juga akan dilibatkan dalam pelaksanaan PAK , karena di terdapat 8 nilai yang secara substnasi sebetulnya sudah memilki konten antikorupsi.

Ramah Handoko dilain kesempatan mengatakan bahwa ketersediaanya buku PAK untuk pembelajaran berbentuk cetak dan digital pada sistem e-Learning SPADA Kemendikbud bisa di peroleh dengan membuka linkĀ  bit.ly/direktoriPAK.(Ina)

Kontributor : Ruhainah

Editor : -