PPAIW dan Nazhir Berperan Sebagai Pelindung Aset Perwakafan

Selasa, 23 November 2021 | 09:34       Dibaca 39 kali


Samarinda (Humas Kanwil) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur melalui Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menggelar pembinaan pengamanan aset wakaf bagi pejabat pembuat akta ikrar wakaf (PPAIW) dan nazhir bertempat di Hotel Ibis Samarinda, Selasa (23/11).

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur Masrawan dengan didampingi Kepala Seksi Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Aniek Prameswati,  Kepala Seksi Urais dan Binsyar Abdul Kudus dan Kepala Seksi Bina Kantor Urusan Agama Sofyan Bidang Bimas Islam, serta dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri PPAIW, nazhir, dan penyuluh.

Disampaikan Kakanwil bagi peserta yang hadir untuk memahami segala sesuatu mengenai perwakafan sehingga dapat mensosialisasikan persyaratan wakaf secara jelas, termasuk memastikan status tanah maupun barang wakaf. 

"Para PPAIW dan nazhir harus jeli dan teliti dalam menerima titipan wakaf tersebut karena menyangkut pahala ibadah seseorang yang yang ingin berwakaf agar tidak bermasalah di kemudian hari," tuturnya.

Masrawan juga mengingatkan untuk bekerja secara profesional, bekerja sama, bertanggung jawab dengan disertai perencanaan yang matang, sebab nazhir dan penyuluh merupakan pelindung, pengelola dan pengamanan aset wakaf sekaligus pemegang peran strategis perwakafan.

Untuk itu Kakanwil meminta penyuluh dan nazhir untuk menjaga dan melindungi aset umat, agar tidak menjadi sengketa maka perlu dilakukan sinkronisasi data tanah wakaf di masing-masing daerah dengan pihak terkait termasuk Dinas Pertanahan.  

"Kementerian Agama akan terus berupaya mendorong dan memfasilitasi pemberdayaan dan pengembangan wakaf secara berkesinambungan, baik harta benda wakaf tidak bergerak maupun yang bergerak, khususnya wakaf berupa uang." Terang Masrawan.

Di akhir penuturannya, Kakanwil menuturkan jika kegiatan ini sebagai bentuk responsif terhadap perkembangan pengelolaan wakaf khususnya bagaimana mengamankan aset wakaf di Kalimantan Timur. (ran)

Kontributor: Maharani Ramadhanty Fitria
Editor: -