Pengurus BWI Kota Bontang Resmi Dilantik

Kamis, 25 November 2021 | 11:18       Dibaca 60 kali

Foto bersama usai prosesi pelantikan pengurus BWI Bontang

Bontang (Humas)- Bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang, Jalan Awang Long, Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Bontang resmi dilantik, Kamis (25/11) pagi tadi. Sebanyak 9 orang pengurus dengan Ketua H M Bahri dilantik oleh oleh H M Syahrir dari Divisi Pembinaan Nazir BWI Provinsi Kaltim. Tampak hadir Walikota Bontang Basri Rase, Ketua Baznas Bontang H Kuba Siga, perwakilan Badan Pertanahan Agraria dan Tata Ruang, serta Lurah dan Camat se-Kota Bontang.
Ketua BWI Bontang H M Bahri dalam laporannya menyebutkan bahwa acara pelantikan ini sudah dirancang sejak tahun kemarin, namun disebabkan adanya pandemi sehingga baru bisa dilaksanakan hari ini. "BWI dibentuk dalam rangka mempercepat proses sertifikasi tanah wakaf yang ada di Kota Bontang. Harapannya dalam melaksanakan tugas kami bisa didukung oleh lurah maupun camat untuk mendata tanah wakaf yang ada didaerahnya," sebutnya.
Sementara itu dalam sambutannya H M Syahrir mengungkapkan bahwa perwakafan perlu didukung oleh semua pihak dalam menghadapi tantangan atau kendala yang sering dihadapi. "Salah satu permasalahan dalam perwakafan yang sering terjadi bukan disebabkan oleh tidak adanya surat melainkan karena tidak ada yang mengurusnya atau dibiarkan begitu saja," jelasnya.
"Hingga saat ini baru 4 Pengurus BWI kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur yang sudah dilantik secara resmi termasuk Bontang. Tentunya tugas berat sudah menanti diantaranya adalah memfokuskan dan menggalakkan terlaksananya wakaf produktif seperti wakaf uang. Program tersebut akan digunakan untuk membantu menuntaskan kemiskinan dan mensejahterakan rakyat," tambahnya.
Lebih lanjut Basri Rase berpesan kepada para pengurus dan pejabat yang terkait perwakafan bisa menjalankan tugasnya dengan sungguh-sungguh. Menurutnya masalah tanah wakaf bukanlah masalah sepele yang harus ditangani dengan baik dan bijak. Terbentuknya BWI Bontang diharapkan bisa menjadi angin segar dalam menangani permasalahan yang ada khususnya perwakafan di Kota Bontang.
"Seperti kita ketahui dalam perwakafan sering sekali terjadi permasalahan khususnya perebutan dengan ahli waris. Harapanya kepada Pengurus BWI bisa bekerja dengan baik sehingga permasalahan seperti ini dapat diminimalisir. Kami dari pemerintah akan mendukung program-program dari BWI dalam menangani perwakafan di Kota Bontang," pungkasnya. (sch)

Kontributor : Humas Kemenag Bontang

Editor : Ruhainah