Tokoh Agama dan Lembaga Keagamaan Sebagai Pilar Kerukunan di Masyarakat

Selasa, 30 November 2021 | 09:19       Dibaca 39 kali


Kukar (Humas Kanwil) - Demi mewujudkan visi Kementerian Agama serta terwujudnya masyarakat Kalimantan Timur yang taat beragama, rukun, cerdas dan sejahtera lahir batin, maka diperlukannya peran tokoh agama dan lembaga keagamaan seperti ormas islam, majelis taklim dll, untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat yang multireligi, multietnis dan multikultural.

Melalui Bidang Bimbingan Masyarakat Islam, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur menggelar pembinaan tokoh agama se-Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Selasa (30/11) di Hotel Grand Elty Tenggarong.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur Masrawan, Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Muhammad Isnaini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Kartanegara Mukhtar, dan 60 peserta tokoh agama se-Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dikatakan Masrawan bahwa Kementerian Agama tidak bisa bekerja sendiri, namun memerlukan peran tokoh agama baik secara personal maupun lembaga keagamaan. Melalui eksistensi tokoh agama dan lembaga keagamaan menjadi kekuatan sekaligus pilar kerukunan di masyarakat.

"Fungsi substansi dari seseorang tokoh agama adalah memberikan obor penerang, karenanya sangat diharapkan dalam dirinya terdapat keinginan untuk selalu mengasihi, mengayomi dan membimbing umatnya dan masyarakat," tutur Masrawan.

Sedangkan lembaga keagamaan merupakan penjaga moralitas bangsa, diharapkan tetap pada keridaannya yang netral mengawal kepentingan agama bangsa, sehingga peran kritisnya terhadap masyarakat dan pemerintah dalam mengawal agama dan moral tetap berfungsi untuk kemajuan pembangunan spritual keagamaan.

Kakanwil pun mengingkatkan pentingnya moderasi beragama, di mana mampu mengolah sebuah perbedaan menjadi warna  dalam kehidupan salah satunya yaitu dengan menanamkan sikap toleransi. 

"Adanya perbedaan agama, budaya, suku, bahasa, politik dll, maka diperlukan adanya pembinaan terus menerus oleh tokoh dan pemuka agama kearah membangun kesadaran bersama dalam bingkai NKRI." Ucapnya. (ran)

Kontributor: Maharani Ramadhanty Fitria
Editor: -