Bontang Bentuk Rescue Student, Siswa MAN Turut Ambil Bagian

Selasa, 30 November 2021 | 10:59       Dibaca 116 kali

Penyematan pin tanda relawan oleh Sekda Bontang kepada Siswa MAN (seragam putih abu) bersama siswa lainnya

Bontang (Humas)- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Senin (29/11) kemarin membentuk tim relawan yang disebut 'Rescue Student' sebagai bentuk upaya meningkatkan efektivitas penanganan musibah. Pembentukan dilaksanakan di Aula Dispopar Bontang dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Hj Aji Erlynawati, Kepala Disdamkartan Amiluddin, Kepala Kankemenag Kota Bontang yang diwakili oleh Kepala Seksi PHU H Najmuddin Tamini serta siswa SMA/MA sederajat sebagai anggota tim relawan.

Masuk sebagai anggota relawan adalah siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bontang yaitu Ahmad Jalil dan Ade Syauqi dari Kelas X untuk ikut bergabung bersama siswa dari sekolah lainnya. Didampingi oleh Waka Sarana dan Prasarana Purwoko, merasa senang ikut terlibat dan bergabung dengan tim untuk mempelajari seperti apa pencegahan dan penanganan jika terjadi insiden.

Ahmad Rifani selaku ketua panitia menyebutkan latar belakang pembentukan tim relawan ini adalah pentingnya peran masyarakat untuk bersinergi dengan Disdamkartan agar terbebas dari segala bentuk bahaya dan insiden yang dapat meresahkan masyarakat. "Inovasi ini juga memberikan wawasan tambahan terkait penanganan musibah. Salah satunya yang dilibatkan adalah siswa SMA/K/MA sebagai tenaga sukarelawan untuk bisa melakukan penyelamatan dini, serta meningkatkan wawasan dan skill dalam menyelesaikan segala insiden baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggalnya," ujarnya.

Sementara itu Amiluddin dalam sambutannya mengungkapkan bahwa selama ini petugas hanya fokus pada penyelamatan, maka melalui inovasi ini menjadi salah satu cara untuk mengedukasi masyarakat. "Ternyata selama ini kami di Damkar hanya disibukkan oleh kegiatan penyelamatan, bahkan biasanya hal-hal sepele yang terjadi kami juga dihubungi oleh masyarakat. Maka dari itu perlu adanya pemahaman terkait tata cara penanganan dini ketika ada kejadian yang meresahkan," sebutnya.

Sekda Bontang Hj Aji Erlynawati berharap kegiatan ini bisa dilakukan secara berkelanjutan, karena manfaatnya sangat bisa dirasakan oleh masyarakat dengan dilibatkannya generasi muda. "Kita semua berharap kegiatan ini bisa berlanjut kedepannya sehingga nantinya semua sekolah bisa ikut terlibat dalan tim relawan dan informan karena tujuan dan manfaat yang diberikan sangat berpengaruh bagi masyarakat," sebutnya. (sch)

Kontributor: Humas Kemenag Bontang
Editor: Windy Adi Rumawan