Gelar Raker DWP Kemenag Kaltim Guna Tercapai Program Kerja 2022

Rabu, 12 Januari 2022 | 13:28       Dibaca 158 kali


Samarinda (Humas Kanwil) - Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur beserta Ketua DWP Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur melaksanakan rapat kerja (raker) dalam rangka pembahasan agenda program kerja tahun 2022, Rabu (12/01/2022).

Bertempat di Aula Lantai 2 Kanwil Kemenag Kaltim, raker dipimpin oleh Ketua DWP Kanwil Kemenag Kaltim Hj. Hilaliyah Masrawan dengan membahas berbagai hal terkait dengan program kerja DWP Kemenag Kaltim tahun 2022.

Hj. Hilaliyah Masrawan menyampaikan bahwa raker tersebut untuk menyusun program kerja DWP satu tahun ke depan. "Mengingat saat ini sudah memasuki awal tahun 2022, karenanya pengurus serta para ketua DWP Kemenag Kabupaten/Kota di Kaltim bersama menyusun program kerja tahun 2022," ucapnya.

Lebih lanjut, Ketua DWP Kanwil Kemenag Kaltim juga berpesan kepada seluruh peserta raker, untuk tidak lupa peran sebagai istri yang selalu mendukung para suami dalam meningkatkan kinerja dan keberhasilan tugas suami.

"Istri memiliki peran besar dalam kesuksesan suami, karena dibalik kesuksesan seorang suami selalu ada istri yang setia menopang dan membantunya," tutur Hilaliyah.

Usai arahan dari Hj. Hilaliyah, kegiatan dilanjukan dengan pemaparan program kerja oleh Sekretaris DWP Kanwil Kemenag Kaltim, ia memaparkan bahwa DWP Kemenag Kaltim memiliki tiga bidang struktur yakni bidang pendidikan, bidang ekonomi, dan bidang sosial budaya.

Ia berharap Ketua DWP Kemenag Kabupaten/Kota dapat menggerakan para anggotanya untuk bisa menyesuaikan diri dan menyusun program kerja berdasarkan bidangnya masing-masing.

Selain itu, ia juga mengingatkan para pengurus DWP Kemenag Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur dapat lebih aktif dalam mendokumentasikan serta mengarsipkan setiap kegiatan atau pertemuan yang dilakukan.

"Agar setiap kegiatan pada masing-masing bidang terdokumentasi dengan baik dan ada bukti fisiknya. Dokumentasi kegiatan dapat berupa surat menyurat, notulen rapat, daftar hadir, foto-foto kegiatan dan lain sebagainya." Pungkasnya. (ran)

Kontributor: Maharani Ramadhanty Fitria
Editor: -