2 Tim Siswa MAN Paser Menjadi Finalis Duta Pelajar Sadar Hukum Tingkat Kabupaten

Kamis, 23 Juni 2022 | 10:21       Dibaca 34 kali

Kegiatan Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Tingkat Kabupaten Paser Di Hotel Bumi Paser

Paser (Madrasah) – Dua tim terdiri dari 4 siswa MAN Paser yang masuk dalam 10 tim finalis mengikuti kegiatan pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum yang diselenggarakan secara langsung oleh Kejaksanaan Negeri bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser diikuti oleh seluruh pelajar tingkat SMA/MA/SMK se- Kabupaten Paser bertempat di Hotel Bumi Paser. Selasa (21/06).

Tujuan utama kegiatan ini ini adalah untuk mengedukasi para pelajar agar senantiasa tertib hukum disegala waktu dan tempat. Apalagi dewasa ini banyaknya pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pelajar, bahkan sampai menghilangkan nyawa orang lain. Dengan kegiatan semacam ini bisa memberikan dampak positif sehingga mampu menekan angka pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pelajar sebagai generasi penerus bangsa ini.

Dua tim yang masing-masing terdiri dari 2 siswa mempresentasikan materi mereka masing-masing dihadapan dewan juri. Tim yang pertama terdiri dari Agi Muhammad Tengku Akhamadin dari kelas XI IPA2 yang berpasangan dengan Annisa Shahara dari kelas X IPA2 mengangkat judul “Bulying dikalangan pelajar”. Sedangkan tim yang kedua terdiri dari Muhammad Fadli dari kelas X Agama berpasangan dengan Bunga Mawar Lie dari kelas X IPA1 mengangkat judul “Narkoba”.

Pembina sekaligus pendamping tim siswa dari MAN Paser, Ardi Sulaiman, S.Pd ditemui diruang kerjanya mengatakan kedua tim dari siswa kita sudah cukup baik, karena telah masuk dalam 10 finalis untuk tingkat Kabupaten Paser. Namun hanya 3 terbaik yang bisa mewakili untuk ketingkat Provinsi. Perwakilan madrasah kita masih belum mampu untuk menjadi 3 terbaik dalam hal ini. Namun secara keseluruhan sudah baik.”ungkapnya.

Ditambahkan, Untuk penampilan kedua tim pada dasarnya sudah baik, sudah mampu menjawab beberapa pertanyaan dari dewan juri. Namun pertanyaan yang terkait dengan undang-undang yang masih belum dikuasai oleh kedua tim dari MAN Paser tersebut sehingga secara tidak langsung mengurangi unsur penilaian karena dianggap belum menguasai Karya Tulis Ilmiah sendiri. “tambahnya.

Memang pada dasarnya kami juga kesulitan dalam menyeleksi siswa yang akan diikutkan lomba tersebut karena terdapat beberapa siswa yang sangat berpotensi juga mengikuti kompetisi yang lain saat itu. Keterlambatan informasi dari panitia pelaksana juga menjadi salah satu kendala kami pada saat itu. Tapi Alhamdulillah kedua tim dari MAN Paser sudah memberikan yang terbaik. Diharapkan pada waktu yang akan datang kita harus mempersiapkan lebih awal lagi untuk membina siswa agar memiliki keterampilan/skill yang baik dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta public speeking yang baik, mengedepankan penguasaan undang-undang dan memperkuat mental juara bagi peserta. “terang salah satu guru PPKn ini.

Sementara itu Kepala MAN Paser, H. Abd. Gafur Yusuf, M.Pd mengatakan kedua tim dari MAN Paser sudah cukup baik dalam ajang tersebut, hanya saja keberuntungan belum berpihak. Jangan berkecil hati, terus berusaha pada kesempatan yang lain Diharapakan kepada peserta dan guru pembimbing untuk mempersiapkan seoptimal mungkin agar bisa menjadi yang terbaik ditingkat Provinsi dan tingkat Nasional. “ujarnya. (ds-srf)

 

Kontributor: Humas MAN Paser