Jamhaj Kutim Tergabung Kloter 8 Embarkasi Balikpapan

Kamis, 23 Juni 2022 | 10:24       Dibaca 16 kali

Dokumentasi pepaksa bimbingan Manasik Haji jamhaj Kutim 2022 M

Kutim (Humas). Jama'ah haji dari Kalimantan Timur sejak 21 Juni kemarin sudah diterima oleh pihak Embarkasi Haji Balikpapan dimana rombongan dari Kloter 1 yang terdiri dari jama'ah haji asal Kota Samarinda, Kab. Paser dan Penajam Paser Utara akan bersiap untuk diberangkatkan ke Jeddah untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Kab. Kutai Timur yang tahun ini memberangkatkan Jama'ah haji sebanyak 83 orang tergabung dalam gelombang ke 2 Kloter 8 atau terakhir pada Embarkasi Haji Balikpapan dan tergabung bersama jama'ah haji dari Kota Balikpapan. Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Kemenag, Mulyadi Mugheni pada Kamis (23/06) dan diharapkan seluruh panitia penyelenggara ibadah haji daerah (PPIHD) untuk terus mematangkan persiapan keberangkatan dari Sangatta ke Embarkasi Haji di Balikpapan nantinya.

Beliau menjelaskan bahwa jama'ah haji Kutai Timur akan diterima pihak Embarkasi pada 30 Juni mendatang pukul 19.00 wita. Kemudian pada 01 Juli pada pukul 22.05 wita, rombongan jama'ah haji kloter 8 akan diberangkatkan melalui penerbangan GA 4108 menuju bandara udara internasional King Abdul Aziz Jeddah dan diperkirakan tiba pada 02 Juli pukul 05.50 waktu Arab Saudi.

Selama berada di Mekkah, rombongan jama'ah haji kloter 8 akan bermukim di sektor 5 wilayah Aziziah No. Hotel 508, Grand Al Aseel atau di Al Kiswah Tower Hotel dan berjarak kurang lebih 1.6 km menuju Masjidil Haram.

Sedangkan untuk di Madinah, rombongan jama'ah haji kloter 8 bermukim di Sektor 3 atau berada di Hotel Lu’luat Mubarak, yang berjarak 400 meter dari Masjid Nabawi. Ungkapnya.

Beliau pun berpesan agar seluruh jama'ah haji Kutai Timur sebelum diberangkatkan ke Embarkasi haji di Balikpapan nantinya, untuk terus menjaga kesehatannya masing-masing teruskan tingkatkan ibadah dan selalu menyampaikan hal-hal yang positif guna menambah daya tahan tubuh dan imun terutama dimasa-masa Covid-19 yang saat ini masih belum sepenuhnya pulih. (fd)