11 Karya Film Pendek Bersaing di KFPI 2022 Kaltim

Jumat, 24 Juni 2022 | 06:32       Dibaca 185 kali


Samarinda (Humas Kanwil) – Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) 2022 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur telah memasuki tahap penjurian. Total terdapat 11 film pendek hasil karya peserta yang lolos hingga tahap ini dan akan memperebutkan total hadiah sebesar 26 juta Rupiah.

Ada 6 juri yang siap menilai karya film yang masuk hingga batas akhir pengumpulan 20 Juni 2022. Selain dari Kementerian Agama RI itu sendiri, para juri terdiri dari beberapa unsur, seperti budayawan, akademisi, media lokal hingga praktisi digital.

“Kementerian Agama memiliki kepentingan dan peran besar dalam menumbuhkembangkan nuansa keagamaan di tengah-tengah generasi muda, begitupun dalam mensyiarkan seni budaya Islam, peran generasi muda sangatlah penting,” ungkap Anak Agung Gede Raka Ardita mewakili Kepala Kantor Wilayah membuka kegiatan penjurian, Kamis (23/06/2022), di ruang Video Conference lantai 2 gedung Kanwil.

Bapak Agung, begitu sapaan akrabnya yang juga Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Hindu ini menjelaskan, selain memberikan kesempatan berkreativitas pada generasi muda, ajang KFPI 2022 dianggap mampu meningkatkan rasa cinta dan bangga bagi anak muda akan seni budaya Islam khususnya yang ada di Kalimantan Timur.

“Mewakili Kepala Kantor Wilayah, saya sangat mendukung kegiatan ini, semoga bisa memberikan dampak yang positif,” imbuhnya.

Dirinya berpesan, selama 2 hari (23-24 Juni 2022) agar para Dewan Juri untuk dapat melaksanakan tugas dengan amanah serta rasa tanggung jawab sehingga dapat menghasilkan para juara yang berkualitas.

Sementara itu, guna menentukan peringkat juara, salah satu juri menjelaskan bahwa dalam prosesnya terdapat 5 aspek penilaian. Diantaranya adalah ide cerita, kekuatan pesan, teknik sinematografi, alur cerita, dan kreatifitas itu sendiri.

Bagi juara 1,2, dan 3 nantinya berhak mendapatkan kesempatan untuk mengikuti ajang KFPI Tingkat Nasional 2022 pada bulan Agustus mendatang. (win)

Kontributor : Windy Adi Rumawan
Editor : -