Kemenag Berau Fasilitasi Buka Bersama MGMP PAI SMP

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:40       Dibaca 708 kali


Berau (Humas) — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMP se-Kabupaten Berau menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus buka puasa bersama di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau pada (6/3).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Mustika Arbayah, Kasi Bimas Islam Misbahul Ulum, Pengawas PAI Sumiyati, Ketua MGMP PAI SMP Eko Sutriyono, staf PAIS, serta guru PAI SMP se-Kabupaten Berau.

Ketua MGMP PAI SMP Berau, Eko Sutriyono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Ramadhan yang dilakukan oleh MGMP tidak hanya berupa pertemuan, tetapi juga kegiatan sosial berupa berbagi takjil.

“Berbagi takjil telah kami lakukan di beberapa titik yayasan, dan hari ini kita tutup dengan kegiatan buka puasa bersama di Aula Kemenag sebagai ajang mempererat silaturahmi antar guru PAI,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi PAIS Kemenag Berau, Mustika Arbayah, mengapresiasi dedikasi para guru PAI yang terus berkomitmen dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para guru yang telah menunjukkan dedikasi tinggi. Guru yang mencintai profesinya akan mampu menjadi guru yang kreatif, inspiratif, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi para siswa. Kegiatan rutin seperti ini sangat saya apresiasi,” ungkapnya.

Pengawas PAI, Sumiyati, juga menekankan pentingnya momentum Ramadhan sebagai sarana memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

“Melalui silaturahmi ini kita saling memotivasi untuk meningkatkan iman dan takwa di bulan suci Ramadhan, sehingga para guru dapat terus berperan dalam mencetak estafet generasi yang berakhlak baik,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Kasi Bimas Islam Kemenag Berau, Misbahul Ulum, menyampaikan tausiyah dengan tema “Membangun Keluarga Sakinah, Tangguh, dan Berakhlak Mulia di Bulan Suci Ramadhan.”

Ia menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat spiritualitas, ketahanan keluarga, serta membangun akhlak generasi.

“Keluarga sakinah ditandai dengan adanya ketenangan, cinta, dan kasih sayang. Dalam hal ini, guru PAI memiliki peran strategis sebagai teladan keluarga Islami, pembina karakter siswa, penggerak budaya religius di sekolah, serta agen penguatan ketahanan keluarga di tengah masyarakat,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kebersamaan yang semakin erat antar guru PAI serta semakin memperkuat peran mereka dalam membina generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter.(Zr)